Wednesday, Feb 01, 2023
newspaper logo

Pemerintah Minta Industri Mobil Listrik di Percepat

578 Views

Sinergimas - Mobil listrik merupakan teknologi yang harus diakselerasi. Apalagi Indonesia saat ini tengah menuju era elektrifikasi kendaraan. Demikian dikatakan Presiden beberapa waktu lalu saat membuka Indonesia International Motor Show di Jakarta (15/4). Seperti diketahui, kendaraan elektrifikasi mulai banyak beredar, dari mobil hybrid, plugin hybrid hingga mobil listrik berbasis baterai. Termasuk juga mobil dengan penggerak listrik.

“Transformasi menuju green technology juga perlu dilakukan,” ucap Jokowi, dalam konferensi virtualnya. “Teknologi hijau, produk hijau, ke depan ekonomi hijau akan menjadi tumpuan kita, karena kita memiliki potensi dan kekuatan di sini,” kata dia. Bukan cuma kendaraan listrik, pengembangan energi terbarukan juga harus terus dilanjutkan untuk menuju teknologi hijau.

“Karena kita memiliki potensi dan kekuatan di sini. Penggunaan energi terbarukan, seperti B30, B100 juga harus terus dilanjutkan demikian juga dengan pengembangan industri mobil listrik ini juga harus dipercepat, dan kita harapkan menjadi salah satu industri unggulan negara kita,” ujar Jokowi. Apalagi, pemerintah sendiri sudah menyiapkan regulasi terkait kendaraan listrik. Regulasi tersebut antara lain, Peraturan Presiden (Perpres) 55 tahun 2019 tentang percepatan KBL-BB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai) untuk transportasi jalan. Adapun untuk meningkatkan iklim investasi, Jokowi juga mengatakan bahwa industri otomotif menjadi prioritas untuk ditumbuhkan investasinya. “Kita sudah menetapkan undang-undang cipta kerja. Kita juga sekarang sudah memiliki lembaga pengelola investasi, yang ini kita harapkan akan memberikan banyak kemudahan dan kepastian bagi para investor untuk membangun usaha produktif di negara kita,” kata Jokowi.

Di bidang teknologi terbarukan, Indonesia tak mau ketinggalan mengikuti tren mobil listrik. Bahkan Pemerintah mulai menyusun regulasi terkait penggunaan kendaraan listrik. Hal itu tercermin dari penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Di peraturan tersebut, Presiden Jokowi mengatakan bahwa regulasi dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi efisiensi energi, serta ketahanan dan konservasi energi sektor transportasi.

Peraturan itu sekaligus bertujuan untuk mewujudkan energi bersih, meningkatkan kualitas udara bersih dan ramah lingkungan, serta membuktikan komitmen pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Selain regulasi dan peraturan, Indonesia juga mulai membangun infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti membangun stasiun pengisian listrik. PLN pun ikut membangun stasiun pengisian baterai yang tersebar di beberapa kota besar yakni Jakarta, Bandung, Tangerang, Semarang, Surabaya, dan Bali. (red- diolah dari berbagai sumber)

You May Also Like

Teknologi Light Fidelity Teknologi Nirkabel Masa Depan Berbasis Cahaya

Wi-Fi merupakan salah satu teknologi nirkabel yang sudah tak asing lagi bagi masyarakat pengguna internet. Seiring perke

Pemerintah Bangun Ekosistem Investasi Baterai Lisrik Lewat IBC

Sinergimas - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan dua kekuatan bangsa yang s

Pemerintah Minta Industri Mobil Listrik di Percepat

Sinergimas - Mobil listrik merupakan teknologi yang harus diakselerasi. Apalagi Indonesia saat ini teng

About Us

Menara PLN, Jl. Lkr. Luar Barat, RT.1/RW.1, Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11750

(021) 5440342

sinergimas@itpln.ac.id dan redaksisinergimas@gmail.com

Contact Us

newspaper logo

Follow us at: