Wednesday, Feb 01, 2023
newspaper logo

Institut Teknologi PLN Siap Ikut Dalam Program Cofiring PLTU

565 Views

Sinergimas - Sebagaimana diketahui bahwa untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan sebesar 23% di tahun 2025 sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero) 2019-2028 yang telah disahkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 39.K/20/MEM/2019 perlu didukung agar dapat terlaksana sesuai dengan target yang ditetapkan. Terlebih cadangan bahan bakar dari batu bara ke depannya semakin menipis. Oleh karena itu, perlu segera dilakukan antisipasi dengan energi baru terbarukan yang tersedia cukup banyak di Indonesia yaitu biomassa dan sampah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar pembangkit listrik.

Sebagai Perguruan Tinggi Ketenagalistrikan, Institut Teknologi PLN yang tentunya memiliki riset unggulan energi baru terbarukan, mempunyai pengalaman dalam program pengolahan dan pengelolaan sampah menjadi energi listrik yang siap membantu melaksanakan program cofiring yang dicanangkan oleh PT PLN (Persero).

Saat melakukan audiensi dengan Pimpinan IT-PLN 9 Februari 2021 lalu, Direktur Mega Proyek PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa PT PLN (Persero) memiliki 55 (lima puluh lima) PLTU dengan kapasitas kira-kira 18000 MW. “kami sudah mencoba di 32 lokasi dari yang ada, 6 sudah komersial. Tahun ini ditargetkan 17 sudah komersial” ungkap Ikhsan

“Kami sangat welcome bekerjasama dengan IT-PLN dan tentunya kami akan mengajak anak perusahaan, terkait dengan cofiring, minimal sepuluh persen subsitusi biomass kontinuitas supply agar stabil. Kami sudah mendorong regulasinya, bagaimana cofiring ini tidak membuat Amdal baru. Kita bergerak dari sisi regulasi, menyubsitusi batu bara dengan biomass, tapi kita ingin ekonomi kerakyatan sekitar PLTU bisa tumbuh. Jadi konsep ini bisa tumbuh, kita bisa dorong diesel energi terbarukan berbasis lokal”, lanjut Ikhsan.

“Institut Teknologi PLN siap membuat kajian dan masuk sebagai pelaku. Bagaimana program ini berhasil, kami punya pengalaman dengan riset yang kami lakukan terkait dengan WTE sesuai dengan dana yang kami miliki. Kami bisa melakukan kajian, mitigasi dan risk analisis, konversi PLTD ke pembangkit EBT”, ungkap Iwa Garniwa

Dengan adanya Perdir Nomor : 001.P/DIR/2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap Berbahan Bakar Batubara dengan Bahan Bakar Biomassa diharapkan pelaksanaan Cofiring PLTU Batubara akan seragam dan sederhana, meningkatkan pencapaian bauran energi baru terbarukan dan efek gas rumah kaca serta memastikan bahan bakar biomassa secara berkesinambungunan dan kelestarian alam akan termanfaatkan dengan baik

Dengan pengalaman yang dimiliki, Institut Teknologi PLN yakin dapat membantu PT PLN (Persero) khususnya dalam bidang Cofiring dan bidang ketenagalistrikan pada umumnya. (red-Sapto)
 


 


 

You May Also Like

Menristek/Kepala BRIN : Introduksi PLTN Tetap Harus dilanjutkan

Sinergimas - Nuklir merupakan bagian dari energi baru. Dalam kebijakan energi nasional, nuklir men

Institut Teknologi PLN Lakukan Uji Coba Kendaraan Listrik

Sinergimas - Institut Teknologi PLN telah melakukan soft launching kendaraan listrik produk IT-PLN send

Institut Teknologi PLN Siap Ikut Dalam Program Cofiring PLTU

Sinergimas - Sebagaimana diketahui bahwa untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan sebesar 23

About Us

Menara PLN, Jl. Lkr. Luar Barat, RT.1/RW.1, Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11750

(021) 5440342

sinergimas@itpln.ac.id dan redaksisinergimas@gmail.com

Contact Us

newspaper logo

Follow us at: