Wednesday, Feb 01, 2023
newspaper logo

73 Persen Masyarakat Terhubung Internet

519 Views

Sinergimas - Pengguna internet Indonesia saat ini mencapai 73,7 persen, naik dari 64,8 persen dari tahun 2018. Data ini terungkap dari hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2019-2020. Populasi penduduk Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2019 adalah 266 juta jiwa. Sehingga pengguna internet Indonesia kini mencapai 196,7 juta orang. Angka tersebut naik dari 171 juta jiwa pada 2018, atau naik 8,9 persen, yang berarti kenaikan berjumlah 25,5 juta pengguna. Dengan demikian jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai dua per tiga bagian. Ini jumlah yang cukup besar dan memiliki potensi untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat Indonesia di masa-masa pandemi ini. Sementara itu, untuk kontribusi penetrasi, Jawa mendominasi 56,4 persen. Posisi berikutnya ditempati Sumatra sebanyak 22,1 persen, Sulawesi 7,0 persen, Kalimantan 6,3 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,2 persen. Sedangakan Maluku dan Papua 3,0 persen. Jika melihat angka penetrasi tersebut, Jawa menempati posisi pertama sebagai pengguna terbanyak di Indonesia. “Ini menggambarkan bahwa infrastruktur di Jawa terus berkembang sehingga secara kontribusi nasional, dia tetap memberikan kenaikan,” ujar Henri dari APJII. Sementara itu, ada 10,2 persen masyarakat tidak menggunakan internet. Salah satu penyebabnya adalah karena ketidaktahuan bagaimana cara menggunakan teknologi internet. Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat disinyalir menjadi salah satu akar penyebab ketidaktahuan tersebut. Perilaku pengguna Meningkatnya pengguna internet secara tidak langsung ikut mengubah perilaku pengguna perangkat teknologi informasi. Dulu PC menjadi perangkat utama orang mengakses internet.


Kini, laptop dan smartphone menjadi perangkat favorit utama untuk mengkses internet. Perubahan perilaku pengguna internet ini sejalan dengan makin canggihnya perangkat teknologi komunikasi dan informasi. Data survey APJII 2019-2020 menunjukkan sebanyak 73,2 persen tidak pernah menggunakan PC untuk berinternet. Masyarakat lebih suka menggunakan smartphone dengan jumlah pengguna mencapai 95.4 persen. Sedangkan laptop menduduki peringkat kedua mencapai 19,7 persen. Mayoritas pengguna menggunakan paket data atau kuota dari operator seluler atau sebesar 97 persen pengguna mengakses internet dengan cara berlangganan paket data. Hanya sedikit yang menggunakan fixed broadband. “Ini tantangan kita bagaimana meninggikan atau meningkatkan fixed broadband ke depannya, bersama-sama dengan pemerintah tentu saja APJII siap bekerja sama untuk melakukan hal tersebut,” kata Henri. Survei yang dilakukan APJII ini tersebar di seluruh provinsi dan ibukota provisi sesuai dengan sebaran angka BPS. Survei dilakukan dengan metode teknik sampling,dengan jumlah 7.000 sampel dan tingkat kesalahan mencapai 1,27 persen, sedangkan level of confidence 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan kuisioner. (Red: diolah dari berbagai sumber)
 

You May Also Like

6 Langkah Mudah Melawan Covid-19

Sinergimas ­– Penyebaran virus Corona jenis baru Covid-19 berkembangan pesat diberbagai Negara. Pada tanggal 11 Maret 20

Pandemi Covid-19, Kebijakan dan Penanggulanganya Di Institut Teknologi PLN

Sinergimas - Pandemi covid-19 atau lebih sering disebut dengan virus Corona saat ini di Indonesia

Webinar Electrical Knowledge Dampak Harmonisa Terhadap Kinerja Peralatan Listrik

Sinergimas - Masyarakat awam tentu tidak memahami apa itu harmonisa atau harmonik. Istilah ini lazimnya

About Us

Menara PLN, Jl. Lkr. Luar Barat, RT.1/RW.1, Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11750

(021) 5440342

sinergimas@itpln.ac.id dan redaksisinergimas@gmail.com

Contact Us

newspaper logo

Follow us at: